Review novel dilan 1991


Untuk menuju ke sekolah, Milea naik angkot dan berhenti di pertigaan lalu kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Suatu ketika, ada seorang laki laki mengenakan jaket sedang membawa motor dan menegur Milea. Laki laki itu adalah Dilan, seseorang yang membuat Milea kebingungan akan ramalan ramalannya. Tapi, justru itu yang membuat Milea suka dan rindu akan kehadiran Dilan. Walaupun Milea mengetahui bahwa Dilan adalah siswa nakal di sekolah, anggota geng klub motor di Bandung dan berprofesi sebagai panglima tempur serta tukang buat onar yang sudah terkenal, semua itu tidak membuat Milea menghindar dari Dilan.
Image result for quote dilan http://beautynesia.id
Image result for quote dilan http://beautynesia.id
Dilan selalu membuat kejutan kejutan manis untuk milea. Satu diantaranya, ketika Milea berulang tahun. Dilan memberi kado berupa TTS kepada Milea, lengkap dengan kutipan gombalnya. Bukan hanya itu, pada saat Milea sakit setelah pulang dari kompetisi cerdas cermat di Jakarta, Dilan mengirimkan tukang pijit langganan ibunya ke rumah Milea. Yaa, unik sekali memang jika berbicara tentang Dilan. Ohya, Milea sebenarnya udah punya pacar di Jakarta. Namanya Beni. Beni ini orangnya keras, suka main kasar, dan tidak seasyik Dilan. Bahkan, yang membuat Milea sakit setelah pulang dari kompetisi cerdas cermat adalah karena Beni yang datang tiba tiba lalu melihat Milea bersama Nandan yang membuat Beni salah paham dan mengira bahwa Nandan adalah pacarnya. Pada saat itu, Beni mencoba memukuli Nandan tapi dicegat Milea. Bahkan, Beni mengucapkan kata kata kotor pada Milea dan menyebut Milea dengan sebutan yang tidak layak. Dasar Beni tidak tau diri!
Image result for quote dilan|http://beautynesia.id
Image result for quote dilan|http://beautynesia.id
Konflik cerita pada novel ini kurang terlihat begitu jelas. Yang ku tau, konflik terjadi pada saat adegan Anhar berkelahi dengan Dilan dikarenakan Anhar menampar Milea. Aku mengakui, salah satu kekurangan buku ini adalah konflik yang ditulis tidak terlalu jelas dan kurang gereget gitu. Menurutku, penggambaran ceritanya lebih banyak ke drama gombal dari dilan untuk Milea.
Alur cerita yang ditulis di novel sebenarnya adalah alur mundur. Ya, cerita yang ada di novel ini sebenarnya merupakan buah pikir dari kerinduan yang dirasakan Milea pada tahun 1997. Pada saat itu, Milea telah memiliki suami dan satu orang anak laki laki yang lucu.

Penokohan
Pidi Baiq menggambarkan beberapa karakter pada novel dilan 1990 ini diantaranya ada Dilan, Milea, Disa, Nandan, Wati, Susi, Anhar, Piyan, Kang Adi, Ibu milea, Bunda Dilan, dan Bi Eem. masing masing toko memiliki karakter masing masing, kecuali Milea. menurutku, Milea pada novel ini tidak jelas apa yang menjadi main character-nya, apa tujuan dan apa inti dari karakter Milea. Menurutku, Milea terlihat hanya seperti seorang gadis yang tidak memiliki tujuan pada novel ini. Yah, aku berharap ada penguatan karakter pada dua novel series dilan yang lainnya.
KESIMPULAN
Overall, aku kasih nilai 7,5 dari 10. Novelnya bagus karena gaya ceritanya beda dari yang lain. Gombalan gombalan Dilan akan membuat kamu jadi kesengsem dan senyum senyum sendiri ketika membacanya. Di novel ini belum ada konflik yang buat kamu nangis, gak tau deh kalo nanti sore! hehe. Novel inirecommended untuk usia 17 tahun ke atas dan kurang cocok dibaca anak usia SD ataupun SMP karena sudah ada adegan cinta cintaan yang belum bisa dibaca oleh mereka menurutku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian persahabatan

Menangapi orang orang yang membenci kita

Biodata agnes monica